• Jan 26

    Popok Kain lebih nyaman dan sehat

    Kami percaya bahwa kenyamanan dan kesehatan adalah salah satu alasan yang terpenting untuk memilih popok kain! Popok kain terbuat dari bahan yang lembut, dan bersirkulasi udara yang memberikan anak anda rasa lembut dan nyaman. Banyak popok kain juga memiliki bahan bagian dalam yang mampu menyerap kelembaban untuk memberikan rasa tetap kering di pantat bayi. Popok kain tidak memiliki plastik yang menggesek kulit seperti banyak terjadi pada popok sekali pakai. Pernahkah bunda memperhatikan iklan popok sekali pakai? Bagian luar yang “seperti kain” – mereka juga menyadari bahwa yang paling nyaman adalah dengan menggunakan kain!

    Popok sekali pakai mengandung bahan kimia, kertas plastic, dan tercatat menimbulkan masalah kesehatan yang serius yaitu reaksi alergi

    Sebagai tambahan, ketika bunda membandingkan daya serap antara popok kain dan popok sekali pakai, maka popok kain memiliki daya serap yang sedikit lebih rendah. Ini adalah hal yang baik! Popok kain mulai basah/lembab rata-rata setelah 4 jam dipakai sedang penyerap ultra pada popok sekali pakai menyembunyikan kelembaban/kebasahan. Artinya anak-anak akan lebih sering mengganti popok kain daripada anak-anak yang menggunakan popok sekali pakai (yang berarti duduk di atas kotoran mereka sendiri lebih lama).

    Setiap anak memiliki perbedaan toleransi terhadap produk pospak, bundalah yang paling mengerti keadaan sikecil dan memutuskan popok mana yang cocok untuk buah hati tercinta.

    Popok kain lebih ekonomis

    Penggunaan popok kain lebih ekonomis dibandingkan popok sekali pakai. Meskipun biaya awal popok kain lebih mahal, tapi anda akan menghemat banyak karena popok kain dapat bertahan bertahun – tahun. Tidak hanya bertahan lama, tapi popok kain semakin lama semakin baik, karena semakin sering dicuci maka semakin kuat pula daya serapnya, dan hal ini tidak akan kita dapatkan dari popok sekali pakai. Sebagai tambahan, bila digunakan sesuai aturan popok kain dapat disimpan untuk adik-adiknya kelak.

    Tak percaya? Mari kita hitung bersama :

    Pemakaian pospak

    Dalam satu bulan : 7pcs x 30 hari x @ Rp. 1.500,- = 315.000/bln

    Dalam satu tahun (tdk memperhitungkan kenaikan harga): 3.780.000

    Bila si kecil memakai pospak dalam 2tahun (tdk memperhitungkan kenaikan harga) : 7.560.000

    Pemakaian Clodi One Size:

    Bila mencuci tiap hari maka kita membutuhkan 12-15  popok utama dan 7 cadangan. Kita hitung max 24 pcs

    24 x Rp. 75.000,- = 1.800.000

    Lebih ekonomis bukan…..

    Popok kain lebih ramah lingkungan

    Popok sekali pakai meninggalkan jejak sisa kotoran dan polusi – rata-rata mencapai 2,7 ton dari sampah yang tak dapat terurai oleh alam dihasilkan per tahunnya, belum dihitung sampah yang dihasilkan pada saat pembuatan popok sekali pakai. Pada bungkus popok sekali pakai menyarankan agar kotoran pada popok  bekas pakai dibuang saja di toilet, tetapi banyak orangtua yang tidak menyadari hal itu. Ini berarti kotoran manusia akan mencemari tanah dan kemudian air tanah, yang sangat memungkinkan dapat menyebarkan penyakit. Popok kain melepaskan kotoran ke tempat yang semestinya – ke dalam system jahitannya yang kemudian dibuang ke pembuangan air kotor dari perumahan (pada proses pencucian). Sebagai tambahan produk popok kain dapat dipakai hingga masa pakainya habis, kemudian jika dibuang dapat membusuk secara alami dan kembali ke tanah.

    Info lebih lanjut popok kain kunjungi www.Kalifna.com

  • Jan 8

    Menyusui memang relatif mudah dan praktis jika diberikan langsung dari payudara kepada bayi. Tetapi lain ceritanya jika ibu bekerja di luar rumah dan sudah harus aktif kembali segera setelah cuti melahirkan selesai, dan bayi masih diberikan ASI Eksklusif.

    Selain bagi ibu bekerja atau yang kerap di luar rumah, pengetahuan memerah, menyimpan dan memberikan ASI ini sebaiknya dikuasai pula bagi Anda yang ASI-nya berlimpah. Sehingga Anda bisa membuat persediaan ASI yang cukup bagi bayi yang berusia di bawah 6 bulan.

    Memerah ASI. ASI dapat diperah melalui 3 cara, yakni menggunakan tangan, memakai alat secara manual atau menggunakan pompa elektrik. Anda bisa memilih cara yang dianggap paling gampang dan nyaman. Tapi jika menilik dari kepraktisan dan sisi ekonomis, memerah ASI dengan tangan lebih unggul dibandingkan dua cara yang lain. Anda bisa melakukan kapan saja tanpa repot mencari alat bantuan khusus. Kecuali wadah untuk menampung ASI.

    Namun, apapun cara yang dipilih, jangan abaikan faktor kebersihan. Sebelum memerah ASI, siapkan wadah tertutup yang bersih dan steril untuk menampung ASI. Cucilah tangan Anda dengan sabun dan air, hingga bersih. Selanjutnya, perah sedikit ASI, lalu oleskan pada puting dan areola. Tindakan ini sebaiknya dilakukan dengan alasan ASI mengandung zat anti bakteri. Setelah siap, silahkan Anda mulai memerah ASI.

    Di masa awal memerah ASI, jumlah yang diperoleh biasanya belum sebanyak yang diinginkan. Anda tak boleh putus asa. Untuk menjadi terampil, memang butuh waktu dan latihan. Jika Anda berencana keluar rumah dan tidak mengajak bayi untuk bekerja misalnya, mulailah berlatih memerah ASI kurang lebih seminggu sebelumnya. Selama di tempat bekerja, sebaiknya Anda memerah ASI sebanyak 2-3 kali.

    Hilangkan rasa cemas, karena perasaan ini akan menghambat refleks oksitosin atau refleks pengaliran susu. Oksitosin merupakan hormon yang mempengaruhi kinerja otot yang mengelilingi alveoli (kumpulan kelenjar penghasil susu) dan saluran susu. Kontraksi otot-otot inilah yang akan menyebabkan susu mengalir turun ke sinus.

    Bila Anda cemas, produksi hormon oksitosin akan terhambat. Inilah yang menjadi biang keluarnya ASI tidak lancar. Sebelum memerah ASI, pilihlah tempat yang tenang dan tanpa gangguan. Duduk di kursi yang nyaman. Sekitar dua sampai lima menit sebelum mulai memerah, tarik napas dalam-dalam atau cobalah untuk relaksasi sejenak. Semisal, dengan mendengarkan lagu lembut atau membayangkan suara, sentuhan, serta harum tubuh bayi Anda yang segar saat ia dalam dekapan.

    Bila perlu, sebelum Anda mulai menyusui, letakkan handuk hangat di payudara selama satu atau dua menit. Selanjutnya pijat dengan lembut payudara Anda, namun tidak perlu memijat di bagian puting. Jika sudah siap, silahkan mulai memerah ASI.  (Ayahbunda).

    Info baju menyusui kunjungi www.Kalifna.com

4 Alasan Berbelanja di Kalifna.com :

1. Mudah. Anda dapat berbelanja dari Rumah.
2. Pembayaran dapat dilakukan dengan Credit Card.
3. Diskon Agen 30 - 50% untuk produk baju menyusui.
4. Peluang menjadi Agen/Reseller dengan modal terjangkau

Facebook & Twitter


Partner Expedisi

 
Office : Duta Bumi 2E No.16, Kota Harapan Indah, Bekasi Barat - INDONESIA 17131