<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://kalifna.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kalifna.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Feb 2012 16:09:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>baju menyusui lengan panjang</title>
		<link>http://kalifna.com/baju-menyusui-lengan-panjang/</link>
		<comments>http://kalifna.com/baju-menyusui-lengan-panjang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 16:09:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalifna.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Perlengkapan Menyusui Menyusui jadi lebih menyenangkan dengan perkakas nyaman. Inilah rekomendasi ayahbunda. Nursing apron Bila sedang di tempat umum dan tak ada ruangan menyusui, payudara yang sedang menyusui bisa ditutup kain penutup yang populer disebut nursing apron. Mengikuti perkembangan mode, nursing apron kini tak hanya selembar kain polos yang dilengkapi tali di leher, tapi sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Perlengkapan Menyusui</strong></p>
<p><strong>Menyusui jadi lebih menyenangkan dengan perkakas nyaman. Inilah rekomendasi ayahbunda. </strong></p>
<p><strong>Nursing apron<br />
</strong>Bila sedang di<a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kelahiran/Tips/6.tips.menyusui.di.tempat.umum/001/005/172/2" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/www.ayahbunda.co.id');" target="_blank"> </a>tempat umum dan tak ada ruangan menyusui, payudara yang sedang menyusui bisa ditutup kain penutup yang populer disebut <em>nursing apron</em>. Mengikuti perkembangan mode, <em>nursing apron</em> kini tak hanya selembar kain polos yang dilengkapi tali di leher, tapi sudah beraneka warna yang bisa dipadu padankan dengan pakaian, tas, bahkan sepatu dan modelnya ada yang menggunakan jendela agar Anda mengintip bayi yang sedang asik menyusu.  <a href="http://kalifna.com" >Baju menyusui lengan panjang</a></p>
<p><strong>Breast pad<br />
</strong>Tak ada lg cerita memalukan karena bra dan pakaian basah karena ASI &#8220;banjir&#8221; kalau Anda mengenakan <em>breast pad</em>. Benda yang didisain untuk menyerap ASI yang menetes deras kini tak lagi berwarna coklat atau putih. Kini tersedia <em>breast pad</em> dengan motif dan corak seru, ada juga yang bisa dipakai berulang kali. Pilih <em>breast pad</em> nyaman untuk memanjakan payudara Anda.</p>
<p><strong>Botol ASI<br />
</strong>Selesai cuti melahirkan dan harus kembali bekerja, stok ASI perah harus cukup. Botol ASI perah dengan aneka warna jadi hadiah yang memotivasi Anda memerah ASI lebih banyak. Pilih tempat penyimpanan yang terbuat dari gelas atau kaca tertutup rapat, tahan panas, juga mudah dibersihkan . Jangan lupa untuk cek kelekatan tutup botol agar ASI tersimpan baik.</p>
<p><strong>Bantal menyusui<br />
</strong>Posisi menyusu yang salah dan tidak nyaman bisa membuat lelah punggung, pinggang atau tangan. Gunakan bantal menyusui! bentuknya yang seperti huruf U membantu Anda memberikan posisi menyusui yang tepat. Tangan Anda dibantu untuk menumpu berat badan bayi. Bayi pun dapat menikmati ASI dengan posisi nyaman.</p>
<p><strong>Bra menyusui<br />
</strong>Saat bayi lapar dan &#8216;teriak&#8217; minta disusui, bagian depan bra menyusui ini dengan mudah bisa dilepas. Selain praktis, bra menyusui ini tersedia dengan pilihan warna yang chic! Hindari penggunaan bra dengan penyangga kawat karena dapat menghambat produksi ASI. Gunakan <a href="http://kalifna.com" >baju menyusui lengan panjang</a>.</p>
<p><strong>Massage cream + Breast gel pad<br />
</strong>Pijat payudara penting untuk melemaskan payudara, memperlancar ASI dan mencegah payudara membengkak. Untuk menambah kenyamanan pemijatan, gunakan massage cream. Lakukan pemijatan dua kali sehari menjelang mandi. Bila payudara membengkak dan terasa nyeri, kompres dengan breast gel pad. Cara kerjanya mirip kompres dengan handuk hangat.</p>
<p><strong>Teether<br />
</strong>Usia 5 bulan, gigi pertama bayi mulai tumbuh. Teether bisa dijadikan pelampias rasa gatal di gusi, puting susu bunda pun tak lagi jadi sasaran gigitannya. Rayakan dengan memberinya teether untuk merangsang pertumbuhan gigi dan mengembangkan saraf motorik halus bayi. Saat membeli teehter, pilih yang lembut sesuai ukuran mulut anak dan berisi gel karena dapat mengurangi rasa gatal atau nyeri pada gusi. Kunjungi <a href="http://kalifna.com">baju menyusui lengan panjang<br />
</a></p>
<p>Info lainnya b<a href="http://kalifna.com/ibu-bekerja-dan-asi-perah/" >aju menyusui lengan panjang</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalifna.com/baju-menyusui-lengan-panjang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>form-agen</title>
		<link>http://kalifna.com/form-agen/</link>
		<comments>http://kalifna.com/form-agen/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2011 15:41:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalifna.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[[contact-form]
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalifna.com/form-agen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>form-reseller</title>
		<link>http://kalifna.com/form-reseller/</link>
		<comments>http://kalifna.com/form-reseller/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2011 15:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalifna.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[[contact-form]
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalifna.com/form-reseller/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pakai Popok Sekali Pakai Seperlunya</title>
		<link>http://kalifna.com/pakai-popok-sekali-pakai-seperlunya/</link>
		<comments>http://kalifna.com/pakai-popok-sekali-pakai-seperlunya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Feb 2011 08:58:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalifna.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[KOMPAS.com — Untuk Anda ibu-ibu di kota besar, adanya popok sekali pakai mungkin sangat membantu. Memakai popok sekali pakai memang dianggap praktis, higinenis, dan tak mengganggu kesibukan. Kalau bayi pipis, tinggal copot popoknya dan ganti yang baru. Popok yang kotor buang ke tempat sampah. Akan tetapi sebenarnya, bayangkan berapa banyak popok kotor yang terbuang menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOMPAS.com</strong> — Untuk Anda ibu-ibu di kota besar,  adanya <a href="http://kalifna.com/mengapa-popok-kain/" >popok</a> sekali pakai mungkin sangat membantu. Memakai popok sekali  pakai memang dianggap praktis, higinenis, dan tak mengganggu kesibukan.  Kalau bayi pipis, tinggal copot popoknya dan ganti yang baru. Popok yang  kotor buang ke tempat sampah.</p>
<p>Akan tetapi sebenarnya, bayangkan  berapa banyak popok kotor yang terbuang menjadi sampah? Kalau satu orang  bayi butuh tiga buah saja setiap hari, berapa banyak kalau yang memakai  ada ratusan bayi, bahkan ribuan bayi?</p>
<p>Menurut Nursalam, pengelola  Kedai Daur Ulang Pak Salam, di Jakarta, yang juga aktivis lingkungan  Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), mengungkapkan, sebenarnya pemakaian  popok sekali pakai hanya diperlukan saat bepergian, tidak setiap saat  harus memakai.</p>
<p>&#8220;Kalau hanya di rumah, mengapa harus memakai<em> diapers</em>. Bisa saja kan sebenarnya pakai <a href="http://kalifna.com/mengapa-popok-kain/" >popok</a> biasa. Kalau bayi  buang air, ya tinggal dibersihkan, pel lantainya,&#8221; papar Nursalam saat  ditemui <em>Kompas.com</em> akhir pekan lalu. Pemakaian popok sekali  pakai (<em>diapers</em>) itu jika berlebihan, menurut dia, bisa  meningkatkan jumlah sampah rumah tangga.</p>
<p>Menurut dia, ada baiknya  ibu-ibu dan keluarga di Jakarta memikirkan kembali pemakaian<a href="http://kalifna.com/mengapa-popok-kain/" > popok bayi</a>.  Menghindari pemakaian popok sekali pakai berlebihan bisa mengurangi  dampak lingkungan produk yang dikatakan higienis, tetapi sebenarnya  berpotensi merusak lingkungan ini.</p>
<p>info lebih lanjut kunjungi <a href="http://kalifna.com/mengapa-popok-kain/" >kalifna.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalifna.com/pakai-popok-sekali-pakai-seperlunya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa popok kain?</title>
		<link>http://kalifna.com/mengapa-popok-kain/</link>
		<comments>http://kalifna.com/mengapa-popok-kain/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Jan 2011 10:54:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalifna.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Popok Kain lebih nyaman dan sehat Kami percaya bahwa kenyamanan dan kesehatan adalah salah satu alasan yang terpenting untuk memilih popok kain! Popok kain terbuat dari bahan yang lembut, dan bersirkulasi udara yang memberikan anak anda rasa lembut dan nyaman. Banyak popok kain juga memiliki bahan bagian dalam yang mampu menyerap kelembaban untuk memberikan rasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Popok  Kain lebih nyaman dan sehat</strong></p>
<p>Kami percaya bahwa kenyamanan dan kesehatan  adalah salah satu alasan yang terpenting untuk memilih popok kain! Popok  kain terbuat dari bahan yang lembut, dan bersirkulasi udara yang  memberikan anak anda rasa lembut dan nyaman. Banyak<a href="http://kalifna.com" > popok kain</a> juga  memiliki bahan bagian dalam yang mampu menyerap kelembaban untuk  memberikan rasa tetap kering di pantat bayi. Popok kain tidak memiliki  plastik yang menggesek kulit seperti banyak terjadi pada popok sekali  pakai. Pernahkah bunda memperhatikan iklan popok sekali pakai? Bagian  luar yang “seperti kain” – mereka juga menyadari bahwa yang paling  nyaman adalah dengan menggunakan kain!</p>
<p>Popok sekali pakai mengandung bahan kimia, kertas  plastic, dan tercatat menimbulkan masalah kesehatan yang serius yaitu  reaksi alergi</p>
<p>Sebagai tambahan, ketika bunda membandingkan  daya serap antara popok kain dan popok sekali pakai, maka<a href="http://kalifna.com" > popok kain </a>memiliki daya serap yang sedikit lebih rendah. Ini adalah hal yang baik!  Popok kain mulai basah/lembab rata-rata setelah 4 jam dipakai sedang  penyerap ultra pada popok sekali pakai menyembunyikan  kelembaban/kebasahan. Artinya anak-anak akan lebih sering mengganti  popok kain daripada anak-anak yang menggunakan popok sekali pakai (yang  berarti duduk di atas kotoran mereka sendiri lebih lama).</p>
<p>Setiap anak memiliki perbedaan toleransi terhadap produk  pospak, bundalah yang paling mengerti keadaan sikecil dan memutuskan  popok mana yang cocok untuk buah hati tercinta.</p>
<p><strong>Popok kain lebih  ekonomis</strong></p>
<p>Penggunaan popok kain lebih ekonomis dibandingkan popok sekali  pakai. Meskipun biaya awal popok kain lebih mahal, tapi anda akan  menghemat banyak karena popok kain dapat bertahan bertahun – tahun.  Tidak hanya bertahan lama, tapi popok kain semakin lama semakin baik,  karena semakin sering dicuci maka semakin kuat pula daya serapnya, dan  hal ini tidak akan kita dapatkan dari popok sekali pakai. Sebagai  tambahan, bila digunakan sesuai aturan popok kain dapat disimpan untuk  adik-adiknya kelak.</p>
<p>Tak  percaya? Mari kita hitung bersama :</p>
<p><strong>Pemakaian pospak </strong></p>
<p>Dalam satu bulan : 7pcs x 30 hari x @ Rp.  1.500,- = 315.000/bln</p>
<p>Dalam satu  tahun (tdk memperhitungkan kenaikan harga): 3.780.000</p>
<p>Bila si kecil memakai pospak dalam 2tahun (tdk  memperhitungkan kenaikan harga) : 7.560.000</p>
<p><strong>Pemakaian Clodi One Size:</strong></p>
<p>Bila mencuci tiap hari maka kita membutuhkan  12-15  popok utama dan 7 cadangan. Kita hitung max 24 pcs</p>
<p>24 x Rp. 75.000,- = 1.800.000</p>
<p>Lebih ekonomis bukan…..</p>
<p><strong>Popok  kain lebih ramah lingkungan</strong></p>
<p>Popok sekali pakai meninggalkan jejak sisa  kotoran dan polusi – rata-rata mencapai 2,7 ton dari sampah yang tak  dapat terurai oleh alam dihasilkan per tahunnya, belum dihitung sampah  yang dihasilkan pada saat pembuatan popok sekali pakai. Pada bungkus  popok sekali pakai menyarankan agar kotoran pada popok  bekas  pakai dibuang saja di toilet, tetapi banyak orangtua yang tidak  menyadari hal itu. Ini berarti kotoran manusia akan mencemari tanah dan  kemudian air tanah, yang sangat memungkinkan dapat menyebarkan penyakit.  Popok kain melepaskan kotoran ke tempat yang semestinya – ke dalam  system jahitannya yang kemudian dibuang ke pembuangan air kotor dari  perumahan (pada proses pencucian). Sebagai tambahan produk popok kain  dapat dipakai hingga masa pakainya habis, kemudian jika dibuang dapat  membusuk secara alami dan kembali ke tanah.</p>
<p>Info lebih lanjut <a href="http://kalifna.com" >popok kain</a> kunjungi <a href="http://kalifna.com" >www.Kalifna.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalifna.com/mengapa-popok-kain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibu Bekerja dan ASI Perah</title>
		<link>http://kalifna.com/ibu-bekerja-dan-asi-perah/</link>
		<comments>http://kalifna.com/ibu-bekerja-dan-asi-perah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Jan 2011 06:25:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalifna.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Menyusui memang relatif mudah dan praktis jika diberikan langsung dari payudara kepada bayi. Tetapi lain ceritanya jika ibu bekerja di luar rumah dan sudah harus aktif kembali segera setelah cuti melahirkan selesai, dan bayi masih diberikan ASI Eksklusif. Selain bagi ibu bekerja atau yang kerap di luar rumah, pengetahuan memerah, menyimpan dan memberikan ASI ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://kalifna.com/bahaya-langsing-instan-setelah-melahirkan/" >Menyusui</a> memang relatif mudah dan praktis jika diberikan  langsung dari payudara kepada bayi. Tetapi lain ceritanya jika ibu  bekerja di luar rumah dan sudah harus aktif kembali segera setelah cuti  melahirkan selesai, dan bayi masih diberikan ASI Eksklusif. </strong></p>
<p>Selain  bagi ibu bekerja atau yang kerap di luar rumah, pengetahuan memerah,  menyimpan dan memberikan ASI ini sebaiknya dikuasai pula bagi Anda yang  ASI-nya berlimpah. Sehingga Anda bisa membuat persediaan ASI yang cukup  bagi bayi yang berusia di bawah 6 bulan.</p>
<p><strong>Memerah ASI.</strong> ASI dapat diperah melalui 3 cara, yakni menggunakan tangan, memakai  alat secara manual atau menggunakan pompa elektrik. Anda bisa memilih  cara yang dianggap paling gampang dan nyaman. Tapi jika menilik dari  kepraktisan dan sisi ekonomis, memerah ASI dengan tangan lebih unggul  dibandingkan dua cara yang lain. Anda bisa melakukan kapan saja tanpa  repot mencari alat bantuan khusus. Kecuali wadah untuk menampung ASI.</p>
<p>Namun,  apapun cara yang dipilih, jangan abaikan faktor kebersihan. Sebelum  memerah <a href="http://kalifna.com/bahaya-langsing-instan-setelah-melahirkan/" >ASI</a>, siapkan wadah tertutup yang bersih dan steril untuk  menampung ASI. Cucilah tangan Anda dengan sabun dan air, hingga bersih.  Selanjutnya, perah sedikit ASI, lalu oleskan pada puting dan areola.  Tindakan ini sebaiknya dilakukan dengan alasan ASI mengandung zat anti  bakteri. Setelah siap, silahkan Anda mulai memerah ASI.</p>
<p><strong>Di  masa awal memerah </strong>ASI, jumlah yang diperoleh biasanya belum  sebanyak yang diinginkan. Anda tak boleh putus asa. Untuk menjadi  terampil, memang butuh waktu dan latihan. Jika Anda berencana keluar  rumah dan tidak mengajak bayi untuk bekerja misalnya, mulailah berlatih  memerah ASI kurang lebih seminggu sebelumnya. Selama di tempat bekerja,  sebaiknya Anda memerah ASI sebanyak 2-3 kali.</p>
<p>Hilangkan rasa  cemas, karena perasaan ini akan menghambat refleks oksitosin atau  refleks pengaliran susu. Oksitosin merupakan hormon yang mempengaruhi  kinerja otot yang mengelilingi alveoli (kumpulan kelenjar penghasil  susu) dan saluran susu. Kontraksi otot-otot inilah yang akan menyebabkan  susu mengalir turun ke sinus.</p>
<p>Bila Anda cemas, produksi hormon  oksitosin akan terhambat. Inilah yang menjadi biang keluarnya ASI tidak  lancar. Sebelum memerah ASI, pilihlah tempat yang tenang dan tanpa  gangguan. Duduk di kursi yang nyaman. Sekitar dua sampai lima menit  sebelum mulai memerah, tarik napas dalam-dalam atau cobalah untuk  relaksasi sejenak. Semisal, dengan mendengarkan lagu lembut atau  membayangkan suara, sentuhan, serta harum tubuh bayi Anda yang segar  saat ia dalam dekapan.</p>
<p>Bila perlu, sebelum Anda mulai menyusui,  letakkan handuk hangat di payudara selama satu atau dua menit.  Selanjutnya pijat dengan lembut payudara Anda, namun tidak perlu memijat  di bagian puting. Jika sudah siap, silahkan mulai memerah ASI.  (Ayahbunda).</p>
<p>Info <a href="http://kalifna.com" >baju menyusui</a> kunjungi <a href="http://kalifna.com" >www.Kalifna.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalifna.com/ibu-bekerja-dan-asi-perah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahaya Langsing Instan Setelah Melahirkan</title>
		<link>http://kalifna.com/bahaya-langsing-instan-setelah-melahirkan/</link>
		<comments>http://kalifna.com/bahaya-langsing-instan-setelah-melahirkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 04:49:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalifna.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Buru-buru melakukan segala usaha agar tubuh langsing setelah persalinan hanya akan menambah derita Anda, dan bayi Anda. Tunda program pelangsingan tubuh hingga pemberian ASI eksklusif 6 bulan selesai. Yang Instan, Berisiko! Berbagai metode pelangsingan tubuh secara cepat makin populer di kalangan ibu baru. Banyak yang melakukannya demi mendapat tubuh indah dan langsing instan setelah melahirkan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Buru-buru melakukan segala usaha agar tubuh langsing  setelah persalinan hanya akan menambah derita Anda, dan bayi Anda. Tunda  program pelangsingan tubuh hingga pemberian ASI eksklusif 6 bulan  selesai.</div>
<div>Yang Instan, Berisiko! Berbagai  metode pelangsingan tubuh secara cepat makin populer di kalangan ibu  baru. Banyak yang melakukannya demi mendapat tubuh indah dan langsing  instan setelah melahirkan, di saat sedang <a href="http://kalifna.com/menyusui-saat-hamil/" >menyusui</a>. Amankah?</div>
<ul>
<li>
<div><strong>SUNTIKAN </strong>obat pencair lemak  Lipostabil dan pembakar lemak L. Carnitine di bagian tubuh yang ingin  dikecilkan. Efek samping: Memar dan berkeringat di bagian yang disuntik,  mual, muntah,   pusing dan dehidrasi. Jangan melakukan: memasukkan  obat-obatan apapun ke dalam tubuh demi menjaga  produksi dan kualitas  ASI.</div>
</li>
<li>
<div><strong>MESOTERAPI </strong>menyusutkan  dan melelehkan lemak, “membentuk” bagian tubuh dengan  memasukkan  ekstrak tumbuhan dan vitamin ke tubuh. Efek samping: Kulit gatal dan  kemerahan, urin berbau obat, BAB lebih lembek. Jangan lakukan: risikonya  terlalu besar untuk ibu menyusui, meskipun dilakukan oleh dermatologis,  karena belum ada uji klinis pada ekstrak tumbuhan yang digunakan pada  terapi ini.</div>
</li>
<li>
<div><strong>MINUM HERBAL </strong>yang  mengurangi nafsu makan. Efek samping: Diare jika pencernaan ibu tidak  tahan. Jangan lakukan: sebab herbal bisa membuat ASI pahit.</div>
</li>
<li>
<div><strong>LIPOSUCTION </strong>sedot lemak di bawah  kulit menggunakan instrumen penyedot lewat sayatan kecil di kulit. Efek  samping: Infeksi, perdarahan, emboli (gumpalan) lemak menyumbat  pembuluh    darah, kurang darah dan kurang cairan tubuh. Jangan lakukan:  di perut, sebab luka dalam kehamilan dan persalinan belum sembuh. Dan  jaringan lemak perut memiliki hubungan dengan jaringan lemak di  payudara dalam pembentukan ASI. Lakukan di tangan, dagu atau paha saja.</div>
</li>
<li>
<div><strong>TUMMY TUCK </strong>operasi membuang  kulit dan lemak perut. Efek samping: Rasa kebal di perut, keloid. Jangan  lakukan: termasuk mini tummy tuck sekalipun! Sehabis melahirkan,  jaringan perut masih lunak dan mengalami trauma sehingga berisiko tinggi  dengan perlakuan operasi. Obat pereda nyeri dan antibiotik yang  digunakan akan memengaruhi ASI. Tunggu setidaknya 1 tahun setelah  melahirkan.</div>
</li>
<li>
<div><strong>PIJAT + BUNGKUS  TUBUH </strong>pemijatan (lympathic drainage massage) untuk  menghancurkan lemak tubuh yang dikombinasi body wrapping setelah tubuh  dioles lilin, obat atau herbal dan enzim untuk detoksifikasi dan  membakar lemak.<br />
Efek samping: Reaksi pada kulit dan dan dehidrasi  akibat banyak mengeluarkan cairan tubuh. Tidak dianjurkan: karena zat  yang dioles ke kulit bisa masuk ke dalam tubuh dan memengaruhi ASI.  Risiko dehidrasi lebih besar menimpa ibu menyusui.</div>
</li>
<li>
<div><strong>GELOMBANG ULTRASOUND </strong>frekuensi rendah  disorotkan ke tubuh untuk memecah jaringan lemak dan selulit. Pecahan  dipindahkan ke bagian lain untuk dibakar atau dikeluarkan melalui  keringat urin dan feses. Efek samping: Nyeri.<br />
Jangan lakukan: dengan  adanya kemungkinan pola makan ibu berubah  dikhawatirkan akan mengurangi  produksi ASI. Lagi pula luka akibat persalinan atau jahitan operasi  caesar belum kering benar.</div>
</li>
<li>
<div><strong>AKUPUNKTUR </strong>menusukkan jarum di titik-titik tubuh yang tersambung dengan  Thalamus dan Hypothalamus, bagian otak yang mengatur sistem lapar, haus  dan keseimbangan cairan tubuh. Efek samping: Perdarahan di tempat  penusukan, nyeri, jarum patah atau bengkok. Tidak dianjurkan bila  tujuannya untuk menekan rasa lapar. Lakukan untuk tujuan mengontrol agar  nafsu makan tidak berlebihan.</div>
</li>
<li>
<div><strong>DIET  KETAT </strong>misalnya South Beach Diet (tidak makan karbohidrat),  Mayo Diet (tidak makan garam), Atkins Diet, The Zone Diet (membatasi  komposisi 40% karbohidrat, 30% lemak dan 30% protein), Food Combining,  diet macan (tidak makan malam) dan berbagai jenis diet ketat lainnya.  Efek samping: Diet karbohidrat bisa menyebabkan ibu kekurangan glukosa  yang menurunkan daya pikir dan tingkat kesadaran. Diet macan berisiko  ibu kekurangan protein dan zat besi karena tidak mengonsumsi daging.  Jangan lakukan: karena menyebabkan ibu berisiko kekurangan nutrisi dan  cairan, yang bisa mengganggu produksi dan kualitas ASI. (Ayahbunda)</div>
</li>
</ul>
<p>Info <a href="http://kalifna.com" >baju menyusui</a> kunjungi www.kalifna.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalifna.com/bahaya-langsing-instan-setelah-melahirkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MENYUSUI Saat Hamil</title>
		<link>http://kalifna.com/menyusui-saat-hamil/</link>
		<comments>http://kalifna.com/menyusui-saat-hamil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 04:44:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalifna.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Belum lama melahirkan dan sedang memberikan ASI ekslusif pda bayi, ttiba-tiba Anda dinyatakan postif hamil lagi. Menurut pakar ASI dr. Eveline PN, SpA dari RS St. carolus Jakarta, jika kehamilan Anda dinyatakan sehat oleh dokter, teruskan menyusui. Dr. Evelin mengatakan, secara alami tubuh akan memrioritaskan pemberian zat gizi kepada janin yang sedang tumbuh, tanpa mengurangi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belum lama melahirkan dan sedang memberikan ASI ekslusif pda bayi, ttiba-tiba Anda  dinyatakan postif hamil lagi. Menurut pakar ASI dr. Eveline PN, SpA dari RS St. carolus Jakarta, jika kehamilan Anda dinyatakan sehat oleh  dokter, teruskan <a href="http://kalifna.com/merawat-puting-payudara/" >menyusui</a>. Dr. Evelin mengatakan, secara alami tubuh  akan memrioritaskan pemberian zat gizi kepada janin yang sedang tumbuh,  tanpa mengurangi porsi yang dibutuhkan untuk membentuk ASI.</p>
<p>Beberapa penelitian juga menyimpulkan, sepanjang ibu sehat tidak ada  teori yang menvonis menyusi dapat memicu keguguran atau persalinan  premature. Adanya hormon oksitosin yang dilepas tubuh saat menyusui,  ditakutkan akan merangsang kontraksi rahim. Padahal, rahim memiliki daya  tahan cukup kuat untuk mencegah efek hormon oksitosin, terang  dr.Eveline.</p>
<div><strong>Teruskan menyusui jika:</strong></div>
<ul>
<li>Kehamilan dinyatakan sehat dan normal oleh  dokter.</li>
<li>Usia bayi di bawah 6 bulan. Rekomendasi<em>American</em><em>Academy</em><em> of Pediatrics</em> adalah, susui bayi setidaknya satu tahun, sedangkan  rekomendasi WHO, 2 tahun atau lebih.</li>
<li>Faktanya,  tetap menyusui lebih mudah dilakukan dibanding menyapih.</li>
<li>Tetap menyusui membiasakan kakak menyesuaikan diri atau  berbagi dengan adik. Peluang terwujud lebih besar jika Anda terus  <a href="http://kalifna.com" >menyusui </a>bayi dan kakan bersamaan (<em>tandem nursing)</em>.</li>
</ul>
<div><strong>Stop jika:</strong></div>
<ul>
<li>Kehamilan dinyatakan berisiko tinggi oleh dokter, misalnya  memiliki riwayat keguguran.</li>
<li>Ada kontraksi atau tanda-tanda persalian dini seperti nyeri  pinggang bagian bawah, tekanan di dasar panggul, kram, keluar lender,  darah atau air ketuban. Jika terjadi segera berbaring, hubungi dokter  untuk mendapat jalan keluar terbaik.(Ayahbunda)</li>
</ul>
<p>Info lebih lanjut<a href="http://kalifna.com" > baju menyusui</a> www.kalifna.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalifna.com/menyusui-saat-hamil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merawat Puting Payudara</title>
		<link>http://kalifna.com/merawat-puting-payudara/</link>
		<comments>http://kalifna.com/merawat-puting-payudara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 15:10:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalifna.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Puting payudara perlu dirawat agar bagian ini senantiasa bersih dan menonjol, sehingga memudahkan proses menyusui. Namun perlu hati-hati mengingat perawatan ini bisa memicu produksi hormon oksitosin yang bisa menyebabkan kontraksi rahim. Untuk itulah perawatan puting payudara biasanya dianjurkan ketika kehamilan sudah menginjak usia 37 minggu ke atas. Jadi, jika sampai terjadi sesuatu, maka bayi sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Puting payudara perlu dirawat agar bagian ini senantiasa bersih dan  menonjol, sehingga memudahkan proses <a href="http://kalifna.com/tetap-menyusui-meski-anda-hamil-lagi/" >menyusui</a>. Namun perlu hati-hati  mengingat perawatan ini bisa memicu produksi hormon oksitosin yang bisa  menyebabkan kontraksi rahim.</div>
<div>
Untuk itulah perawatan puting  payudara biasanya dianjurkan ketika kehamilan sudah menginjak usia 37  minggu ke atas.  Jadi, jika sampai terjadi sesuatu, maka bayi sudah  dapat hidup di luar inkubator.</p>
<p>Kebersihan puting dapat Anda jaga  dengan cara membersihkannya setiap hari dengan air hangat setelah  mandi. Hindari membersihkan puting payudara dengan sabun, karena akan  menyebabkannya kering dan pecah-pecah,  sehingga terasa perih.</p>
<p>Selain  itu, untuk menjaga agar puting tetap menonjol serta sel-sel kulit mati  terlepas dari puting, Anda dapat melakukan hal-hal berikut.</p></div>
<ul>
<li>Oleskan  baby oil, minyak zaitun atau minyak kelapa ke ujung telunjuk dan ibu  jari kanan.</li>
<li>Jepitlah puting dengan telunjuk dan ibu jari yang  sudah diolesi dengan minyak tadi.</li>
<li>Lakukan gerakan memutar  secara bolak-balik dengan arah berlawanan.</li>
<li>Lakukan hal seperti  itu pada puting payudara yang lain.</li>
<li>Jika puting payudara  melesak ke dalam, Anda dapat membeli alat khusus yang ditempelkan di  seputar puting payudara. Mungkin Anda perlu melakukannya selama  berminggu-minggu, atau sesuai petunjuk dokter, agar puting dapat  terbentuk menonjol.  Dengan begitu, diharapkan bagian yang menonjol ini  kelak dapat berfungsi dengan baik ketika menyusui buah hati Anda. (Ayahbunda). Info <a href="http://kalifna.com" >baju menyusui</a> kunjungi <a href="http://kalifna.com" >www.kalifna.com</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalifna.com/merawat-puting-payudara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tetap Menyusui Meski Anda Hamil Lagi</title>
		<link>http://kalifna.com/tetap-menyusui-meski-anda-hamil-lagi/</link>
		<comments>http://kalifna.com/tetap-menyusui-meski-anda-hamil-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 15:06:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalifna.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Selama ibu sehat, tidak ada teori yang “memvonis” menyusui dapat memicu keguguran atau persalinan prematur. Agar lebih aman dan nyaman saat memberi ASI pada bayi di masa kehamilan Anda, lakukan tips ini: Antisipasi terjadinya kontraksi rahim akibat hormon oksitosin yang tetap diproduksi selama menyusui. Waspada terhadap gejala kontraksi dini, seperti nyeri panggul, tekanan di dasar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selama ibu sehat, tidak ada teori yang “memvonis” menyusui dapat memicu  keguguran atau persalinan prematur. Agar lebih aman dan nyaman saat  memberi ASI pada bayi di masa <a href="http://kalifna.com/menyusui-kurangi-risiko-terkena-diabetes/" >kehamilan</a> Anda, lakukan tips ini:</p>
<ul>
<li>Antisipasi  terjadinya kontraksi rahim akibat hormon <a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/apa.itu.oksitosin/001/001/1160/534/-/4" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/www.ayahbunda.co.id');" target="_blank">oksitosin</a> yang tetap diproduksi selama <a href="http://kalifna.com" >menyusui</a>.</li>
<li>Waspada terhadap gejala  kontraksi dini, seperti nyeri panggul, tekanan di dasar panggul, kram,  keluar lendir, darah atau air ketuban.</li>
<li>Tingkatkan konsumsi  cairan agar Anda tidak mengalami dehidrasi.</li>
<li>Konsumsi makanan  sehat dan bergizi tinggi serta mengandung cukup kalori. Karena, bukan  hanya tubuh Anda yang membutuhkan kalori tapi juga janin Anda.</li>
<li>Hindari  mengejan saat BAB (buang air besar) dengan banyak mengonsumsi sayur dan  buah. Serat yang terkandung dalam sayur dan buah akan mencegah <a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/Kehamilan/melilit.akibat.sembelit.pada.kehamilan/001/001/139/1" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/www.ayahbunda.co.id');" target="_blank">sembelit</a>,  terjadinya peningkatan perdarahan dan tekanan di dalam perut. Apalagi  bila ternyata ada <a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/varises.nodai.kaki.indah/001/001/334/510/-/4" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/www.ayahbunda.co.id');" target="_blank">varises,</a> baik di kaki, <a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Tanya+-+Jawab/Kelahiran/tanyajawab.nyeri.akibat.varises.vagina/001/006/72/1/3" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/www.ayahbunda.co.id');" target="_blank">vagina</a> maupun di dalam perut Anda.</li>
<li>Hindari penggunaan sepatu atau  sandal berhak tinggi untuk mencegah varises dan pembengkakan pada kaki.</li>
<li>Jangan  terlalu sering menggendong bayi; mintalah bantuan orang lain seperti  suami atau pengasuh anak.</li>
<li>Istirahatlah dengan cukup, tidur  maupun sekadar berbaring.</li>
<li>Bersiaplah melakukan <a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/Kelahiran/kiat.menyusui.2.bayi.sekaligus/001/001/1403/20/3" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/www.ayahbunda.co.id');" target="_blank">tandem  nursing</a>, yaitu menyusui dua anak sekaligus.</li>
<li>Periksakan  kandungan secara rutin untuk memastikan kondisi janin dan diri Anda  dalam keadaan baik. Sebab, ketika Anda hamil lagi, kondisi tubuh  sebetulnya belum 100% pulih ke kondisi optimal untuk menunjang sebuah  proses kehamilan berikutnya. Info <a href="http://kalifna.com" >baju menyusui</a> kunjungi <a href="http://kalifna.com" >www.kalifna.com</a></li>
</ul>
<p>(Ayahbunda).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalifna.com/tetap-menyusui-meski-anda-hamil-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

